- Apa saja momen yang mengawali bulan Ramadhan tahun ini?
- Bagaimana persiapan untuk menjalani bulan suci?
- Sejauh mana mengutamakan ibadah dari pada gadget?
- Lebih penting mana Marjan dan air kelapa?
- Apa saja rencana libur lebaran tahun ini?
Mari kita ulas satu per satu.
1. Apa saja momen yang mengawali bulan Ramadhan tahun ini?
Puji sykur kehadirat Allah yang maha kuasa atas rahmat-Nya tahun ini saya kembali dipertemukan dengan bulan suci ramadhan. Rasa spesial kaum muslimin dalam menyambut bulan puasa tercoreng oleh drama kelabu ledakan bom di Surabaya dan Riau. Semoga itu yang terakhir.
lima hari sebelum bulan puasa menyempatkan diri untuk berkumpul bersama keluarga di rumah sekaligus kirim doa bersama jamaah tahlil lingkungan untuk para leluhur.
2. Bagaimana persiapan untuk menjalani bulan suci?
Sehat jasmani dan rohani, tentu ini syarat utama bagi seorang muslim untuk bisa ikut ujian tahunan selain beriman, tentunya. Tarawih pertama di masjid Al-Mustaqiem Kebon Bawang, Tanjung Priok, dengan membludaknya jamaah. Setelah Isya selesai, diisi ceramah oleh ketua Masjid, yang pada intinya seputar amaliyah Ramadhan yang setiap detiknya bisa sebagai ladang pahala bagi yang pandai memanfaatkan. Setelah 40 Menit ceramah, Tarawih dimulai pukul 20:00 dengan 20 rokaat @2 salam dan witir 3 rokaat, 2 salam+1.
Sahur pertama terdapat antrian panjang di warung2, pukul 03:30 baru kudapatkan santap sahur dan menikmatinya sendiri di depan siaran bola di layar televisi.
3. Sejauh mana mengutamakan ibadah dari pada gadget?
Perlu daya dan upaya yang gigih untuk menjauhkan diri dari gadget, memegang gadget=akselerasi waktu kian cepat, sehingga proses menikmati perihnya puasa terasa kurang sanrakis.
4. Lebih penting mana Marjan dan air kelapa?
Saya lebih menyukai kemurnian yaitu air kelapa dengan segudang manfaat tanpa mitos tanpa sugesti. Pasti cespleng untuk pengobat dahaga penuh manfaat. Disamping sudah berumur, minuman pabrik kurasa tidak baik untuk kesehatan.
5. Apa saja rencana libur lebaran tahun ini?
Banyak hal yang harus diselesaikan di rumah, tanaman bougenvil musti direhab, mosok iya pot pohon keren dengan bunga orange tak kenal musim bahkan sudah semi-bonsai potnya pakai bekas panci butut, modal kek beli pot keren. Nantilah, itu sekunder.. lagi padat biaya, itu juga kepikir. Susun rencana lagi buat liburan keluarga, sekarang sudah nambah anggota baru, budget gak pernah kepikir soalnya rejeki selalu ada saja. Alloh maha kaya, itu benar dan nyata, asal selalu rajin sodakoh, kerap menyantuni ibu, anak yatim. Ibunya anak2 pasti lelah dengan sederet rutinitas, perlu rehab dan membebaskan sejenak dari huru hara ompol dan pempers. Dia perlu dimanja! Lalu kios jangan sampai terlena harus bangkit, karena bentar lagi tempat wisata brewut kian menggeliat. Anak-anak muda yang kreatif sangat menginspirasi dan bisa mendorong pergerakan roda ekonomi desa.
Tiket kereta lebaran sudah ditangan, lalu apa lagi? gak usah pusing lagi, semua berjalan seperti adanya dan sesuai isi kepala.
Reuni SMP kalau jadi tgl 20 Juni 2018 di Oemah Maen, punya teman SMP si mas Goeno Purtopo, gagal jadi bupati Banyumas, ia tak patah arang sekarang jadi pengusaha.
Naik Haji tentu bukan isapan jempol belaka, kau mau apa? tinggal bilang, tidak pernah bingung dan meragukan luasnya rejeki Alloh.
