Dikarenakan liburan anak sekolah tahun ini tidak ada waktu buat piknik bareng keluarga, dan libur lebaran pun tak ke mana~mana, akhirnya lebaran Haji ada hari kejepit sehingga bs libur di rumah 5 hari. Jaman sekarang memantau pekerjaan dari HP bukan hal yang tabu dan sulit.
Rencana dari rumah habis subuh, tak tercapai. Anggota banyak dengan sifat masing2 ada yang mudah dibangunkan, ada yang mandinya lama, ada yang pakai pempers dulu, ada yang gak pakai bedak juga dilama lamain, itu dia si Alya.
Jam 6 pagi akhirnya start dari rumah, berlima mendaki bukit menuruni lembah, lewat Lumbir, Krpucung, Majenang, Wanareja, Banjar, Ciamis hingga akhirnya Cijulang, Pangandaran jam 10 lewat. Lumayan lama, tapi ketika sampai di Pangandaran langsung ada patung ikan terbang, dan garis pantai terlihat, rasa capek langsung hilang. Bayar Pas 65.000 per mobil, masuk dan parkir di pasir tebal di antara nyiur melambai.
Ruby si 3.5 bulan tidak rewel dan sangat ceria, Nahda berlarian mengejar ombak yang tinggi, sementara mamanya teriak2 ketakutan, Alya tak kenal takut menerjang ombak tapi takut naik kuda. Akhirnya si sulung Hanif naik kuda bersama Nahda. Aku hanya memandang dari kejauhan sambil menikmati makanan yang dijajakan oleh pedagang setempat. Pantai tengah, lalu ke pantai timur di mana tempat nelayan dan TPI pangandaran.
Keindahan alam yang jauh dari gunung membuat kami sangat menikmati panorama pesisir. Lalu kami makan siang di Pesona Seafood, ikan bakar segar, udang dan aneka macam. Ini semua demi menyudahi mitos Ruby ngiler konon waktu hamil ibunya pengen sekali ikan bakar, tp saat itu belum kesampaian.
Alkhamdulillah