Calon Sardjono

Akhir-akhir ini sering jadi perbincangan hangat manusia mengenai percepatan waktu. Dan ternyata kurasakan sendiri memang waktu terasa begitu cepat. Meskipun hal tersebut sudah diterawang satu setengah abad yang lalu oleh Rasulullah bahwa kelak tidak akan datang kiamat kecuali muncul tanda-gtanda yang salah satunya adalah waktu yang terasa begitu cepat. Tapi ya kok pas banget yah, meskipun secara teknis hitunganya sama, 1 menit=60 detik. Ritme detikan juga kurasa tidak ada perubahan, tapi entah oleh sebab apa sebuah perkiraan oleh manusia agung yang saat itu tidak ada ilmu pengetahuan dan sains soal relativitas. Dan terbukti benar adanya saat ini, meskipun menurut pandanganku banyak hal yang menjadi penyebabnya, salah satunya adalah perubahan gaya hidup yang dipengaruhi oleh laju kecanggihan teknologi, khususnya alat komunikasi. Hampir setiap orang saat ini memegang smartphone dengan menhabiskan waktu berjam2 bersama layar HP. Dan mudah ditebak, ketika orang fokus terhadap sesuatu yang melenakan, maka dia akan lupa daratan sehingga waktu bergulir terasa cepat. Logic!

Dan tiba-tiba aku merasa balik lagi ke masa muda, karena apa? ya karena anak-anaku sudah pandai berdebat, terutama anak yang ke 1 dan ke 2. Titah orang tua sudah tak bisa lagi ditelan bulat-bulat, tetapi ada bahan diskusi lanjutan dan itu sangat menyenangkan. Bukan yes man lagi apalagi asal bapak senang, tak use ye..? Tak terasa Nippong telah masuk ke perguruan tinggi. Menjadi mahasiswa tentu dambaan setiap anak setelah tamat SMA, pun demikian atas Ridha Allah swt, dan keprihatinan tingkat tinggi anak pertama bisa menjadi calon sarjana (bukan chanel Youtube), semoga dimudahkan segala urusan. Aamiin

good luck Han