Klik!!
Sebuah saklar menempel di tembok dekat pintu agar mudah diakses, sejak diciptakanya saklar fungsinya tidak berubah yaitu memutuskan dan menyambungkan arus elektromagnetik. Jika tidak mau repot memakai saklar gunakan saja relay agar terjadi otomatis pada proses putus dan sambung berdasarkan kondisi tertentu.
Al-Rubby, bayi umur 7 bulan begitu menyukai kegiatan fisik ringan yang terdiri pergerakan naik turun tombol dan ada bunyi ceklak-ceklek. Ceklek pertama menyalalah lampu, dia akan nyengir dan memandang kepada yang menggendongnya. Ceklek kedua matilah sinar lampu tapi ia tanpa menoleh dan buru-buru memencet saklar lalu lampu kembali menyala.
Lebih jauh, kita tak bisa lepas dari peran saklar di dalam tubuh kita, ia bisa berperan pada pikiran dan hati yang berhubungan dengan tindakan lanjutan. Bagaimana kita terbiasa mengalami perpindahan karakter dari sedih ke gembira, dari tangis ke tawa. Saklar alami yang kita miliki tentu saja berbeda-beda speednya, ada yang cepat ada yang lambat. Kalau yang memiliki saklar karakter berkecepatan tinggi biasanya bos-bos, manager, para pengambil keputusan, artis dan lain-lain, ini semua hanya pengamatan pribadi, bukan hasil riset dan tak perlu jadi referensi apapun. Hehehehe..
Aku pernah mempunyai pimpinan dalam pekerjaan (2010-2013) yang bisa secepat kilat berubah karakter, beberapa menit yang lalu sangat ceria dan memuji, beberapa detik kemudian marah-marah dan mencaci-maki. Lah kita pasti sakit hati sampai kepikiran siang dan malam tapi dia sudah happy lagi.
Bagaimana saklar ini bekerja untuk orang-orang yang sedang dilanda asmara? menurutku sangat penting. Karena ia bertanggung jawab untuk kelangsungan hubungan, jika saklar tidak bekerja seharusnya, maka berantakan dan dijamin cepat bubar. Jika orang dengan saklar tubuhnya masih bekerja sempurna, dia akan menjadi orang yang mudah beradaptasi. Ia tak akan pandai memainkan perasaan agar tercipta konflik dan delik. Semua bisa reda tanpa ada huru-hara, dan yang paling penting gampang move-on. Maka, perbaikilah saklar hati dan pikiran kita, agar tidak mudah menyala sebelum waktunya dan tidak pula mudah mati sebelum putus arusnya.
Ceklek!